Komisium Maria Pengantara Segala Rahmat Paroki St Theresia Kefamenanu mengadakan ACIES

   Berkat bimbingan Tuhan dan Bunda Maria Panglima kita para legioner berkumpul sebagai bala tentara yang siap sedia bertempur.Seorang Legioner siap bertempur melawan berbagai bentuk kejahatan  yang ada dan siap untuk memperbaharui janji kepada Bunda Panglima Maria Ratu Legio, dan untuk menimba kekuatan dan berkat dari Maria sebagai bekal untuk pertempuran selama setahun mendatang.Demikian lantunan kata-kata  pembuka sekertaris II komisium untuk mengawali kegiatan Acies sabtu 23 Maret 2019 lalu di Gereja St Theresia Kefamenanu.

     Kegiatan ini diawali dengan ceramah yang di bawakan oleh Perwira senior Angela Ruing.Dikatakan bahwa  sebagai seorang prajurit  Maria harus mengambil contoh dan teladan Panglima kita Bunda Maria, yaitu bersedia menerima kehendak Allah Bapa untuk menyelamatkan umat manusia “ Sesungguhnya Aku ini adalah hamba Tuhan jadilah padaku menurut perkataanmu itu” (Lukas 1.38).Bunda Maria pasrah dengan kehendak Allah, dan Maria siap melaksanakannya  sejak melahirkan dan mendampingi Putranya hingga wafat disalib.Selanjutnya disampaikan pula oleh Angela, sebagai seorang legioner wajib pula  melaksanakan pesan Kristus “Pergilah dan wartakanlah”. Sebagai seorang saksi Kristus hidup dalam kasih dan rukun selalu.

     Acara ucap janji ini dilaksankan pula dalam perayaan ekaristi kudus yang dipimpin oleh pembimbing rohani komisium Rm Djanu Mau Kura,Pr. Dengan didasari oleh bacaan suci dari nubuat Mikha 7:14-15,18-20 dan injil Lukas 15:1-3-11-32 disampaikan bahwa menjadi legioner dizaman ini sangat sulit karena dihadapi dengan berbagai macam tantangan.

Oleh karena itu kita yang bersedia memperbaharui diri dengan mengucapkan janji “AKU ADALAH MILIKMU,YA RATU DAN BUNDAKU DAN SEGALA MILIKKU ADALAH KEPUNYAANMU” adalah orang-orang terpilih. Namun kita harus terus belajar dengan mencotohi teladan Bunda agar tidak hilang sebagaimana yang dibahasakan dalam kitab suci.Dalam penutup homili disampaikan bahwa Jadilah putra – putri Maria yang rendah hati, dan terus berjalan bila berada dalam kebenaran.

     Kegiatan acies ini diikuti oleh seluruh anggota presidium tergabung dalam komisium,Kuria Berduka Cita,Kuria Bunda Allah  Paroki Tunbaba,dan semua presidium dari paroki Maubesi.

Kegiatan ini diakhiri dengan santap siang bersama dan sayonara.(yakobus nggorong, sekr II komisium). “

Download Here

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *