Monthly Archives: March 2017

BERSAMA BUNDA MARIA KITA DATANG KEPADA YESUS & MENUJU ALLAH

BERSAMA BUNDA MARIA KITA DATANG KEPADA YESUS & MENUJU ALLAH.

Kelompok kategorial Legio Maria Kuria Tabut perjanjian Jayapura mengadakan Misa Acies dan pencerahan Rohani bertajuk”Bersama Bunda Maria kita datang kepada Yesus & Menuju Allah,bertempat di Gereja Gembala Baik,Abepura,Jayapura,Papua,Minggu,26/3.
Hadir sebagai pemberi Materi Ptr.Jhon Bunay,Pr,Direktur pusat penguatan spritual St Yohanes Paulus II- Keuskupan Jayapura,Tanah Papua.
Dalam pencerahan Rohani,anggota Legio diberi penjelasan bagaimana peranan Maria dalam struktur pikir Alur Doa kita,dan bagaimana peranan Maria yang amat sangat penting dalam sejarah keselamatan umat manusia.


Sebagai Legioner,diharapkan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar Maria yang mungkin akan di tanyakan oleh Maria yang ada di luar Gereja Katholik,maupun mereka yang ada di dalam Gereja Katholik sendiri.
Sejumlah pertanyaan tentang Maria,khususnya peranan Maria dalam Gereja,mengapa Maria disebut Bunda Allah,mengapa Maria disebut perawan,mengapa Maria terkandung tanpa noda dan mengapa Maria diangkat ke surga,semua pertanyaan-pertanyaan itu tentunya sebagai seorang Legioner yang adalah prajurit-prajurit Maria harus bisa menjawab dan menjelaskan kepada mereka yang bertanya.


Setelah menerima pencerahan tentang Maria,dilanjutkan dengan Misa Acies yang dipimpin oleh pemimpin Rohani Kuria Tabut Perjanjian Jayapura,Romo Andreas Trismadji,Pr dan Ptr.Jhon Kea Kebu,Ofm.Dalam Acies ini di ikuti oleh seluruh Legioner,mulai dari APR,Perwira, dan anggota Legio se Kuria Tabut Perjanjian Jayapura.


Setelah mendapatkan pencerahan dan mengikuti Misa Acies,para Legioner menikmati makan siang bersama.persatuan dan kekompakan para prajurit-prajurit Maria terlihat dengan hidangan yang di sajikan adalah olahan dari Legioner sendiri dengan membagi tugas masing-masing Presidium Se Kuria Tabut Perjanjian Jayapura.

 

ACIES Kuria Maria Asumpta dan Kuria Yunior Maria Ratu Para Rasul Malang

ACIES Kuria Maria Asumpta dan Kuria Yunior Maria Ratu Para Rasul Malang berlangsung pada hari Selasa 28 Maret 2017 pukul 10.00 WIB bertempat di Gereja Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Malang. Acies dalam misa yang dipimpin oleh RD Emanuel Wahyu Widodo dan RP Gregoirus Pasi, SMM.

Misa Acies Kuria Menerima Kabar Gembira Madura

Pamekasan. Selasa(28/3) sebanyak ±120 legioner Kuria Menerima Kabar Gembira Madura mengikuti misa acies di Gereja Maria Ratu Para Rasul Pamekasan. Misa dipipin oleh Romo Petrus Nolaskus Harsantyoko, Ocarm atau yang sering dipanggil romo Hari, sekaligus Pemimpin rohani Kuria Madura. Dalam kotbahnya Romo Hari mengingatkan para Legioner tentang janji prasetya legioner, bahwa kita sebagai tentara Bunda Maria sepenuhnya adalah milik-nya. Maka kita harus berani menyerahkan diri kita untuk dijadikan perpanjangan tangan Bunda Maria dalam karya keselamatan dan pengkudusan umat manusia.

Seusai misa kudus dilanjutkan dengan acara ramah tanah, yang diisi sambutan dari ketua dewan pasoral paroki Pamekasan, ketua kuria Madura dan Pengarahan dari Romo Pemimpin Rohani dan dilanjutkan dengan makan bersama, spontanitas dari perwakilan presidium dan pembagian doorprice.

Suasana saat misa Kudus

Para legioner saat berkumpul pada acara ramah tamah

Sr. Yustin dan Legioner Presidum Maria Ratu Para Kudus Pamekasan saat joget bersama mengisi acara spontanitas

Saat Pengucapan Janji Prasetya pada Bunda Maria

Para Legioner foto Bersama Romo Hari, OCarm

Acies Senatus Sinar Bunda Karmel Malang

Acies Senatus Sinar Bunda Karmel Malang di laksanakan di paroki St. Theresia Pandaan, Jawa Timur pada hari Minggu 26 Maret 2017 pukul 10 .00 WIB.
Acies dirayakan dalam misa di pimpin oleh selebran utama RD Emanuel Wahyu Widodo, pemimpin rohani Senatus dan RP Aloysius Didik S, CM. Sebagai koordinator pelaksana acara tersebut adalah Presidium Benteng Gading Pandaan beserta presidium yunior asuhannya.
Acies diikuti oleh 230 legioner yg tergabung dlm presidium di bawah asuhan senatus Malang
Dalam homilinya Romo Emil menyampaikan ucapan selamat kepada legioner yang akan memperbaharui janji dalam semangat Bunda Maria, serta mengharapkan legioner senantiasa, disiplin, patuh, taat dan setia. Dalam masa prapaskah yang juga merupakan masa pertobatan, kiranya nanti akan berganti menjadi sukacita demikan pula legioner dapat mengubah kegelapan menjadi terang dengan menghadirkan Kristus dalam setiap tugas kunjungannya.
Proficiat …